Tips Mengobati Diri Sendiri

Mengobati tidak harus dilakukan dengan minum obat atau pergi ke dokter. Tapi bisa juga dilakukan sendiri dengan cara yang mudah lho.

Tips mengobati diri sendiri.
Mengobati diri sendiri.

Tapi apa saja ya penyakit yang bisa diobati sendiri? Let’s check this out!

1. Tenggorokan gatal

Garuklah telingamu. Iya, digaruk saja telinganya..

Jika saraf dekat telinga distimulasi, maka akan terjadi reflek di tenggorokan yang mampu menghasilkan kejang otot.

Scott Schaffer – presiden dari pusat spesialis THT di New Jersey menyatakan bahwa kejang otot ini bisa menghilangkan rasa gatal di tenggorokan.

2. Hidung tersumbat

Cara termudah, tercepat, dan termurah untuk melegakan hidung mampet adalah dengan menekan lidah ke bagian langit-langit mulut. Lalu tekan dengan satu jari daerah wajah yang berada di antara alis.

Hal ini bisa menyebabkan tulang Vomer – tulang tipis yang memisahkan lubang hidung dan menghubungkan saluran hidung ke mulut – menjadi bergerak maju-mundur.

Lisa DeStefano – asisten profesor di Michigan State University di bagian ilmu pengobatan osteopathic mengungkapkan bahwa jika gerakan tersebut dilakukan selama 20 detik, maka hidung yang tersumbat akan menjadi lega.

3. Mimisan

Menjepit hidung dan bersandar ke belakang adalah cara yang sering dilakukan orang-orang untuk menghentikan mimisan, namun ada cara lain yang lebih mudah. Caranya adalah meletakkan kapas di bagian gusi atas (jaringan yang meliputi tulang rahang dan bagian bawah gigi) yang ada di belakang bagian bawah hidung, kemudian tekan sekuatnya.

Kebanyakan pendarahan datang dari Septum – dinding tulang rawan yang memisahkan hidung.

Peter Desmarais – spesialis THT di Entabeni Hospital, di Durban, Afrika Selatan – mengatakan bahwa penekanan di daerah tersebut bisa membantu menghentikan mimisan.

4. Rasa terbakar

Saat kita tidak sengaja menyentuh barang yang panas, maka segera bersihkan kulit dan berikan pijatan ringan dengan ujung jari.

Orang biasanya akan menggunakan es agar rasa sakitnya cepat hilang. Namun kata Dr. DeStefano, es memang bisa mengembalikan suhu kulit yang terbakar ke suhu normal dengan cepat, namun hal itu akan membuat kulit menjadi sedikit melepuh.

5. Maag

Penelitian menunjukkan bahwa pasien yang tidur miring ke kiri memiliki resiko yang lebih kecil untuk terserang asam lambung.

Posisi tidur menentukan posisi kerongkongan dan perut juga.

Saat kita tidur miring ke kanan, posisi perut akan lebih tinggi dari kerongkongan. Posisi ini membuat makanan dan asam lambung mengalir ke kerongkongan.

Jika posisi tidur kita miring ke kiri, posisi perut menjadi lebih rendah dari kerongkongan, sehingga asam lambung tidak mengalir ke kerongkongan.

6. Sakit gigi

Tanpa membuka mulut, gosokkan es di bagian belakang telapak tangan. Tepatnya pada bagian berbentuk huruf V antara jempol dan telunjuk.

Peneliti dari Kanada menemukan bahwa teknik ini dapat mengurangi rasa sakit gigi sebanyak 50% dibanding tanpa menggunakan es.

Alur syaraf di daerah V tersebut menstimulasi daerah otak dan mencegah sinyal rasa sakit ke wajah dan tangan.

7. Nyeri saat disuntik

Peneliti dari Jerman telah menemukan bahwa dengan batuk saat disuntik, bisa mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan saat jarum suntik menembus kulit kita.

Menurut Taras Usichenko – seorang doktor di Greifswald University – trik ini menyebabkan kejutan dan kenaikan sementara tekanan di dada dan kanal spinal. Hal ini dapat menahan struktur pengatur rasa sakit di pusat tulang belakang.

8. Pusing karena makan es

Terlalu banyak makan es krim dapat “membekukan” otak. Hal ini akan menimbulkan sensasi pening.

Untuk mengatasinya, silahkan tekan lidah ke langit-langit mulut, kemudian tutuplah bagian langit-langit sebanyak yang kalian bisa.

Kenapa begitu? Karena saat makan es krim terlalu banyak, saraf di langit-langit mulut menjadi sangat dingin. Tubuh akan mengira bahwa otak menjadi beku, maka dari itu timbulkan sensasi pening.

Semakin banyak tekanan yang dilakukan, semakin cepat pula sakit kepalanya berkurang.

9. Jantung berdegup kencang

Mau mengatasi deg-degan? Tiuplah jempol kalian.

Cuma ditiup?! Yap!

Menurut Ben Abo – spesialis perawatan darurat medis di University of Pittsburgh – syaraf Vagus yang bertugas mengendalikan detak jantung, bisa dikontrol melalui nafas.

Dengan melakukan cara simple ini, detak jantung akan kembali normal.

***

Jadi kalau nanti kalian mengalami hal-hal yang tersebut di atas, silahkan coba lakukan tips yang ada.

Semoga bermanfaat 😁

Tips Mengobati Diri Sendiri
5 (100%) 1 vote

Berikan komentar....