Tips Membuat Channel YouTube yang Jangan Sampai Dilewatkan

Era digital punya dampak besar dalam kehidupan kita, terutama dalam urusan media sosial. Konten yang paling disukai dan mampu menarik perhatian banyak orang adalah yang berbentuk video.

Nah, media sosial yang memang dikhususkan untuk konten berbentuk video yang paling populer adalah YouTube. Banyak vlogger yang jadi terkenal dan sukses melalui platform ini.

Konten video memang tampak lebih menarik, dan secara interaktif mampu membangun koneksi tersendiri dengan penonton. Tidak dapat dipungkiri bahwa hal seperti inilah yang dibutuhkan sebuah bisnis untuk mempopulerkan brand-nya.

Lalu bagaimana cara efektif untuk membuat channel YouTube yang mampu menarik minat penonton? Inilah hal-hal yang harus dilakukan untuk membuat channel YouTube yang berpotensi untuk bisnis Anda.

Tips Membuat Channel YouTube yang Efektif Menarik Penonton

Tips membuat channel YouTube | arum.me
Tips membuat channel YouTube | Photo by Cottonbro / Pexels

1. Membuat Perencanaan

Kalau sudah berhubungan dengan bisnis, perencanaan merupakan hal yang sangat penting. Perencanaan yang matang dapat menjadi panduan supaya Anda tahu mau kemana dan apa tujuannya

Anda perlu mengetahui pasar, niche, target pemasaran, dan jenis konten di saluran media sosial. Detail-detail itu akan mempermudah Anda dalam menentukan standard dalam pengembangan konten yang tepat untuk bisnis Anda.

2. Konsisten dan Relevansi

Membangun channel bisnis di YouTube berarti Anda harus rutin dan terjadwal dalam mengunggah video. Selain teratur, kontennya juga harus relevan. Jadi, konsistensi dan relevansi sangatlah penting untuk tetap menjaga koneksi dengan penonton Anda.

Kalau Anda mempublikasikan konten terlalu sering, penonton cenderung akan mudah merasa bosan. Tapi kalau terlalu jarang juga penonton akan merasa enggan menanti-nanti.

3. Memilih Peralatan

Membuat konten video yang bagus untuk channel Youtube membutuhkan peralatan yang tepat. Anda perlu membeli perlengkapan terbaik untuk pengaturan pembuatan video yang berkualitas. Mulai dari kamera, pencahayaan, microphone, komputer, atau laptop untuk mengedit hasil rekaman.

Video berkualitas tinggi dapat menarik perhatian penonton dari beberapa detik pertama. Sekalinya tertarik, penonton tidak akan ragu untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk menonton konten Anda. Kalau sudah begini, kemungkinan mereka untuk subscribe channel Anda juga meningkat.

4. Membuat Konten yang Keren

Kualitas video Youtube Anda tidak hanya ditentukan oleh seberapa bagus peralatan dan editan videonya. Isi dari videonya beserta pesan yang ada didalamnya lebih penting daripada hal-hal teknis seperti itu.

Penonton mungkin masih bisa menikmati video yang pencahayaannya sedikit kurang, atau hasil editan video yang pas-pasan. Tapi kalau mereka sadar videonya nggak penting isinya, mereka pasti akan berhenti menonton video dan beralih ke video lain yang lebih menarik.

Itulah mengapa Anda perlu seorang penulis naskah yang bagus. Jadi, Anda tahu bagaimana cara menyampaikan informasi di depan kamera, apa saja yang harus dilakukan, dan mengatur semuanya agar pesan dalam video diterima dengan baik oleh penonton.

Sangat disarankan bagi Anda untuk membuat konten yang ‘awet’, seperti tutorial membuat sesuatu, ulasan mendalam tentang hal penting, wawancara, dan lain sebagainya.

Konten semacam ini memiliki dampak yang besar untuk meningkatkan tampilan dan menarik penonton untuk subscribe, karena tema yang disajikan berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.

5. Menemukan Inspirasi

Saat merasa pikiran buntu untuk mencari ide konten video selanjutnya, Anda bisa mencari inspirasi dari kreator video lainnya. Belajarlah dari situ, tetapi jangan langsung copy-paste begitu saja. Anda perlu melakukan penyesuaian atau menciptakan sesuatu yang lebih bagus dari itu.

Jangan takut untuk menerapkan konsep baru, dan juga jangan membandingkan konten yang sudah direncanakan tadi dengan video orang lain. Fokus saja pada bagaimana Anda ingin membuat konten semenarik mungkin untuk memikat penonton.

6. Mengoptimalkan Video

Mengedit video rekaman dapat meningkatkan visualnya dengan menekankan kualitas grafis. Ada berbagai editor video instan yang dapat dioperasikan dengan mudah. Pilih klip yang relevan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Setelah diedit, jangan lupa untuk melengkapi deskripsi video dengan kata kunci yang sesuai untuk meningkatkan SEO di mesin pencari. Pakai juga beberapa hashtag yang relevan untuk membuat video Anda lebih mudah ditemukan oleh penonton yang mencoba mencari video yang terkait dengan konten Anda.

7. Membangun Koneksi dengan Penonton

Poin penting selain kualitas konten untuk channel bisnis YouTube Anda adalah membangun koneksi dengan penonton. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan feedback pada komentar atau tanggapan mereka terhadap konten Anda. Jadi mereka akan merasa diperhatikan.

Ingatlah bahwa platform media sosial dimaksudkan untuk memfasilitasi Anda dalam menjangkau dan membangun hubungan sosial yang baik dengan penonton atau pelanggan setia bisnis Anda.

8. Mengintegrasikan Saluran

Channel bisnis Anda dapat menjangkau lebih banyak penonton dengan mengintegrasikannya pada media sosial lain yang Anda punya, seperti situs internet, blog, aplikasi, dan banyak lagi. Integrasinya bisa dengan memasang link video YouTube ke media promosi lain, atau langsung share ke media sosial lain.

Pengintegrasian ini akan membantu meningkatkan visibilitas konten Anda melalui berbagai media sosial. Hal ini dapat memberikan keuntungan bagi bisnis Anda, yaitu dengan mengarahkan penonton untuk mengunjungi media promosi tertentu yang Anda miliki untuk menawarkan produk dan layanan.

9. Menggunakan Analytics

Optimalkan penggunaan YouTube Analytics untuk mendapatkan data-data yang Anda perlukan untuk mengembangkan strategi pemasaran Anda melalui video. Anda bisa mengetahui konten video seperti apa yang mampu menarik penonton.

Manfaat lain dari YouTube Analytics adalah Anda juga bisa mendapatkan informasi tentang produk dan layanan bisnis Anda yang paling banyak diminati oleh calon pelanggan Anda.

10. Gunakan Iklan YouTube

Jika Anda memiliki anggaran yang cukup, Anda dapat berinvestasi menggunakan YouTube Ads atau iklan YouTube. Intensitas pop-up iklannya tinggi, hal ini membuat brand bisnis Anda semakin terekspos.

Mulai kampanyekan video Anda di Google Ads. Untuk memulainya, jangan lupa untuk memverifikasi akun YouTube Anda terlebih dahulu agar Anda dapat mengakses berbagai fitur bisnis di YouTube.

11. Pantang Mundur

Kemungkinan bahwa video Anda akan ditonton banyak orang besar karena banyaknya jumlah pengguna YouTube. Namun hal itu juga berarti ada lebih banyak hal negatif yang mungkin Anda terima terkait dengan konten video yang Anda unggah.

Sekeren apapun video Anda, selalu ada saja penonton yang memberikan komentar negatif atau tidak menyukai video tersebut. Abaikan saja tanggapan negatif dan fokuslah pada penonton yang mendukung dan menghargai konten Anda. Jangan biarkan opini negatif menghentikan Anda untuk membuat konten.

Memulai sesuatu memang selalu menjadi bagian tersulit untuk membangun apapun, termasuk channel YouTube yang sukses untuk bisnis. Namun, Anda bisa memulainya dengan menerapkan tips dalam membuat channel YouTube ini. Mulai unggah video bisnis Anda dan jangan lupa untuk konsisten dalam mengelola kontennya. Semoga sukses!

Simak juga cara memperbanyak jumlah subscriber YouTube Anda agar bisnis Anda semakin luas dikenal banyak orang dan berkembang dengan pesat.

Author: Arum Kinasih

"this too, shall pass"

Leave a Reply

Your email address will not be published.