Review Buku Stop Talking Start Doing

Psssstttt!!!

Oppo sedang mengadakan banyak promo nih....

Khusus di bulan Oktober ini, ada diskon sampai 700 ribu untuk pembelian Oppo A52, A53, dan A91! Asyik banget kan?

Promo ini berbatas waktu loh....

Buruan klik di October Oppo Fest! Pesta diskon sampai 700 ribu!!!


Setiap orang memiliki impian dan harapan yang ingin dipenuhi, seperti menjadi pengusaha kaya, mendapatkan pekerjaan dengan bayaran tinggi, memiliki rumah mewah, dan masih banyak lagi.

Penghalang yang umumnya dihadapi adalah masa lalu, takut akan cemoohan orang lain, kekurangan uang, cara kita menyikapi keadaan, tidak punya waktu, dan lainnya.

Di buku Stop Thinking Start Doing ini, penulis tidak segan atau ragu untuk ‘menonjok’ pembaca dengan alasan dan bukti yang realistis.

Semua itu dikemas apik dengan menyertakan fakta-fakta yang terjadi di dunia, hasil riset tententu, dan juga kata-kata motivasi dari orang-orang yang telah berhasil mendapatkan impiannya.

baca juga: Think Like A Freak: Berpikir Sedikit Lebih Berbeda, Lebih Keras, dan Lebih Bebas

Zona Nyaman

Banyak orang yang mendeskripsikan bahwa zona ini adalah zona dimana kita merasa senang, bahagia, dan tenang. Masalahnya, tidak semua zona nyaman itu baik untuk pertumbuhan pribadi kita.

Zona nyaman bisa juga berarti keadaan dimana kita bisa jalan ditempat, tanpa mengkhawatirkan apapun, padahal kita tahu kita tidak seharusnya disitu. Ada ketakutan-ketakutan yang kita rasa tidak bisa kita hadapi apabila pergi dari situ, akhirnya lebih memilih tidak melakukan apapun.

Meninggalkan zona nyaman memang berat, namun perlu. Seperti yang penulis sampaikan, zona tidak nyaman adalah kondisi yang perlu kita lewati untuk meraih perubahan yang penting.

“Untuk melawan ketakutan, bertindaklah. Untuk meningkatkan ketakutan – tunggu, tahan, tunda.”

Mulai dan Beraksi

Pada bagian selanjutnya, penulis mengajak pembacanya untuk memahami seni mengambil keputusan. Apa saja hal yang harus dipersiapkan, direncanakan, dan dieksekusi.

Wasmund dan Newton memang tidak memberikan kisah-kisah orang sukses, mereka cenderung menyuguhkan peta konsep dan ilustrasi yang menarik. Hal ini dapat membuat pembacanya bebas mengimprovisasi ide yang muncul saat membaca buku ini.

Hal positif lagi dari metode ini adalah memungkinkan kita untuk menciptakan sendiri kesuksesan masing-masing tanpa membandingkannya dengan orang lain, karena setiap orang memiliki jalan hidupnya, waktu, dan kesuksesannya masing-masing.

baca juga: Review Buku Change It Before You Regret It.

Kesimpulan

Buku ini memang membuat pembacanya tidak nyaman. Rasa tidak nyaman tersebut karena fakta-fakta yang diungkapkan di dalamnya adalah berbagai hal yang kita pilih untuk tidak kita hadapi.

Kelemahan dari buku ini adalah terjemahannya yang agak kaku, sehingga ada banyak hal yang tidak langsung bisa dimengerti dalam sekali membaca. Apalagi, banyak analogi tidak umum dari luar negeri yang membingungkan untuk pembaca lokal. Hal ini dikarenakan budaya dan pola pikir yang berbeda.

Namun secara keseluruhan, saya pribadi menyukai buku ini. Buku inilah yang saya butuhkan untuk semakin yakin pada keputusan yang telah saya ambil untuk menggapai impian. Kalau kamu punya keinginan sekaligus masalah yang sama, buku ini cocok untuk dibaca.

Kedua penulisnya adalah 2 orang enterpreneur hebat dengan latar belakang yang tidak biasa sekaligus luar biasa. Maka tidak heran mereka bisa begitu gamblang menyampaikan semuanya. Mereka sangat paham keadaan, ketakutan, dan motivasi yang diperlukan bagi kita yang ingin mengejar impian dan memenuhi harapan.

“Ketika Anda harus memilih, namun tidak melakukannya, maka itu juga adalah sebuah pilihan.”
~ William James

Anda bisa membeli buku Stop Talking Start Doing ini di sini.

Author: Arum Kinasih

"this too, shall pass"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *