Review Film Fantastic Beasts 2 – The Crimes of Grindelwald

Film Fantastic Beasts 2 ini tayang 2 hari lebih cepat di Indonesia daripada di negara lain. Kenapa? Karena sebelumnya, diadakan lomba untuk membuat poster film ini, dan 2 juara terbaiknya disabet sekaligus oleh orang Indonesia, maka dari itu, sekaligus karena animo masyarakat Indonesia yang tinggi, hak istimewa ini diberikan kepada Indonesia.

Film ini rilis pada 14 November 2018. Peminatnya banyak. Arum sendiri memutuskan untuk menonton premiere-nya, bukan karena terlalu excited, tapi karena belum banyak yang tahu tanggal tayangnya, pasti bioskop tidak akan terlalu ramai. Saya membeli tiket melalui salah satu aplikasi tiket bioskop online dan mendapat tempat duduk teratas dan di tengah. Sip banget deh.

Film ini adalah sekuel dari film Fantastic Beasts and Where to Find Them. Film pertamanya menurut saya cukup bagus, karena efek film atau sinematografinya bagus, hewan-hewan anehnya juga keren-keren. Kalau ceritanya sendiri sih lumayan. Film keduanya juga hampir sama.

Bagi penggemar film Harry Potter, film ini seperti nostalgia atau temu kangen dengan euforia dunia sihir yang dipenuhi dengan banyak keajaiban, walaupun setting pada film ini terjadi sebelum masa Harry Potter. Sampai saat film kedua ini muncul, saya masih terkagum dengan imajinasi J. K. Rowling dalam membuat cerita yang sedemikian rupa nggak umum. Keren banget.

Review Film Fantastic Beast 2 | arum.me
Film Fantastic Beasts 2 – The Crimes of Grindelwald

Scene film diawali dengan kaburnya seorang penjahat besar di dunia sihir – Gellert Grindelwald yang diperankan oleh Johnny Depp. Karakter sang tokoh utama – Newt Scamander yang diperankan oleh Eddie Redmayne terasa semakin kuat pada film ini, karena film pertama lebih fokus ke fantastic beasts-nya, nah karena film kedua ini lebih fokus pada cerita di dunia sihir, kelihatanlah karakter masing-masing tokohnya.

Saya merasa seperti nostalgia beneran sama film Harry Potter saat tokoh Albus Dumbledore (Jude Law) muncul, saya langsung salfok alias salah fokus. Dumbledore masih muda dan tampan, namun masih dengan kebijaksanaan dan wibawa yang sama seperti di film Harry Potter. Kemudian juga saat muncul scene dengan background Hogwards, wah serius, saya berekspektasi itu film Harry Potter. Hehehe.

Film ini menyuguhkan berbagai fantastic beasts yang lebih beragam dan keren, sekaligus cerita bagaimana para auror dari Kementerian Sihir mengatasi masalah yang dibuat oleh Grindelwald. Hubungan antara Newt dan Albus Dombledore yang begitu dekat mengingatkan saya akan hubungan Dumbledore dan Harry Potter. Namun di film ini masih belum begitu terasa akan seperti apa Newt membuat pengaruh di dunia sihir. Dia bukan “yang terpilih” seperti Harry, melainkan seorang penyihir biasa yang punya bakat alami menangani satwa-satwa ajaib dunia sihir serta pengetahuan luas tentang mereka.

Saya nggak akan lebih jauh mengulas tentang ceritanya, karena filmnya masih baru released juga, biar kalian kepo dan nonton langsung. Film ini tidak terlalu banyak perbedaan dari sekuel pertamanya kalau dilihat dari segi cerita. Ini mungkin karena saya sudah terlalu terpukau dengan film Harry Potter.

Film ini sesuai untuk ditonton oleh semua umur karena ramah dari adegan dewasa maupun kata-kata kasar, jadi nggak masalah kalau kalian mau ngajak anak atau adik di bawah umur untuk nonton. Film Fantastic Beasts 2 ini juga cukup layak dinantikan bagi kalian penggemar karya J. K. Rowling mengenai dunia sihir. Terlebih lagi, efek sinematografinya film ini sangat epik. Mata kita akan benar-benar dimanjakan dengan berbagai hal-hal ajaib di dunia sihir. Inilah yang menjadi salah satu alasan saya pingin menonton film ini di bioskop, layarnya lebar, jadi bisa puas nontonnya.

Ada humor yang disisipkan dalam film ini melalui karakter Newt Scamander yang lugu, nyentrik, rendah hati, dan kaku dalam urusan wanita. Terbukti dengan bagaimana ia berbicara dengan pujaan hatinya – Tina Goldstein (Katherine Waterston), tulus namun kaku dan nggak biasa, sehingga akan memicu tawa penonton. Terlebih lagi si karakter Jacob Kowalski (Dan Fogler) yang menjadi teman baik Newt, ia menjadi karakter yang sangat kocak dan selalu mengundang tawa.

Akhir dari film Fantastic Beasts 2 ini menggantung, seperti halnya film berseri lainnya. Jadi pasti akan ada lanjutan dari film ini. Rating film ini adalah 8,1/10 dari ImDB dan 5,7/10 dari Rotten Tomatoes. Kalau menurut kalian bagaimana? Selamat menonton bagi yang akan menonton film ini.

Review Film Fantastic Beasts 2 – The Crimes of Grindelwald
5 (100%) 3 votes

Berikan komentar....