Cara Positif Menghilangkan Pikiran Negatif Supaya Bahagiamu Kembali

Pikiran negatif itu mudah muncul, apalagi kalau mood kita sedang tidak baik. Tapi ada juga orang yang suka berpikir negatif. Apa-apa mikir jeleknya dulu.

Kenapa ada orang yang suka berpikir negatif? Karena berpikir negatif itu mudah dan membuat kita merasa “enakan” dengan permasalahan hidup kita untuk sesaat.

Dan berpikir negatif itu adalah salah satu mekanisme pertahanan diri.

Kok bisa?

Jika kita pesimis dan tidak mengharapkan apapun, akan kecil kemungkinannya kita menjadi kecewa dengan segala hal yang mungkin terjadi dalam hidup kita.

“Jika kita tidak berharap, maka kita tidak akan terluka.”

Jadi, orang yang suka berpikir negatif sebenarnya adalah mereka yang takut terluka. Mereka telah sangat terluka sebelumnya oleh sesuatu yang terjadi dalam hidup mereka. Daripada terluka lagi, mereka lebih memilih berpikir negatif.

Namun apakah cara hidup seperti itu baik bagi mereka?

Tentu saja tidak.

Menurut penelitian, otak kita dibentuk oleh pikiran kita. Jadi, kalau kita suka berpikir negatif, maka otak kita akan otomatis berpikir negatif atau merespon secara negatif pada apapun yang terjadi. Sebaliknya kalau kita berpikir positif, maka otak kita akan mudah berpikir positif.

Berpikiran negatif dalam jangka panjang hanya akan membawa dampak negatif bagi kehidupan kita, baik dalam kesehatan dan hubungan kita dengan orang lain. Kita jadi mudah stres dan mudah terserang penyakit. Orang lain juga jadi enggan untuk berhubungan dengan kita.

Berpikiran positif memang tidak mudah, terutama bagi mereka yang telah banyak mengecap pahitnya kehidupan, namun hal itu bisa dihindari dengan pembiasaan diri.

Lalu bagaimanakah cara positif menghilangkan pikiran negatif?

Cara Positif Menghilangkan Pikiran Negatif | arum.me

Cara Positif Menghilangkan Pikiran Negatif | Photo by Leninscape / Pixabay

Cara Positif Menghilangkan Pikiran Negatif

1. Menentukan Arti Hidup

Kita memang tidak bisa menentukan apa yang akan terjadi dalam hidup kita, namun kita bisa menentukan bagaimana cara kita menanggapinya.

Pengalaman paling pahit yang saya rasakan adalah kehilangan orang tua. Terasa mudah kah menerima kenyataan ini? Sama sekali tidak. Seumur hidup saya harus merasakan kerinduan panjang kepada mereka.

Saya bisa saja memilih menanggapi masalah ini sebagai sebuah kesengsaraan karena kehilangan sumber kasih sayang terbesar dalam hidup saya.

Namun saya memilih untuk menyadari bahwa inilah kehidupan. Semua yang hidup akan mati pada saatnya. Mengingkari hal ini sama saja dengan mengingkari kehidupan. Saya memilih untuk berpikir jika saya menyia-nyiakan hidup saya, maka perjuangan orang tua saya selama ini sia-sia. Maka saya memilih untuk tetap terus menyayangi mereka dengan mendoakan dan terus berjuang dalam hidup.

Mudah kah? Tentu saja tidak. Namun hal ini mampu membuat saya bisa merasakan kasih sayang lain dari orang-orang yang berada di sekeliling saya. Jika saya memilih menjadi pemurung, pemarah, atau tertutup, orang lain tidak akan mendekat, dan saya tidak akan bisa merasakan indahnya kebersamaan dengan mereka.

2. Meditasi

Meditasi itu sangat sederhana. Kita cukup duduk santai sambil memejamkan mata. Tarik nafas panjang dan hembuskan secara perlahan. Fokus saja pada pernafasan kita, bagaimana udara segar dan dingin memenuhi paru-paru. Lakukan hal sederhana ini selama minimal 15 menit saja setiap hari sebelum mengawali hari, maka anda akan merasa pikiran lebih ringan.

3. Menghargai Orang Lain

Menghargai orang lain secara sederhana saja sudah lebih dari cukup. Caranya? Tersenyumlah dan katakan hal positif seperti, terima kasih, kerja bagus, kamu keren, dan lain-lain.

Gimana rasanya kalau kita dipuji orang? Seneng kan? Nah, kita bisa memberikan hal itu pada orang lain. Nanti kita akan bisa merasakan hal positif ini juga memberikan dampak positif bagi kita. Senyum tulus dari mereka mampu mengukir senyum di wajah kita.

Menolong orang lain juga bisa menjadi salah satu pilihan. Hal positif yang kita lakukan untuk orang lain juga akan memberikan dampak positif bagi kita.

4. Mensyukuri Hal Kecil

Masalah dalam hidup membuat kita lupa untuk melihat hal-hal positif yang terjadi. Cara paling mudah yang saya lakukan adalah membuat jurnal. Jurnal itu dalam bentuk notebook kecil.

Saya akan menuliskan semua hal baik yang saya alami selama sehari, seperti mendapat permen dari teman, bercanda dengan orang kantor, diantar supir Grab yang ramah, dibelikan puding kesukaan oleh adik, makan siang bareng pacar, dan lain-lain.

Anda juga bisa melakukannya, cobalah dengan menuliskan minimal 5 hal baik yang anda alami selama seharian. Saat kita membacanya kembali, hari akan terasa lebih menyenangkan.

5. Berkumpul Dengan Orang Positif

Berkumpul dengan mereka yang mampu membuatmu merasa lebih baik, bisa berpikir positif, dan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Hal ini bisa membantu kita berpikir lebih baik, karena setidaknya saat kita lupa melihat sisi positif dari suatu hal, ada orang lain yang mengingatkan kita.

6. Bertanggung Jawab Atas Hidup

Ada banyak orang yang lebih memilih menghindar dari tanggung jawab atas segala yang terjadi atas hidupnya, karena mencari “kambing hitam” memang lebih mudah. Padahal kehidupan akan menjadi lebih baik kalau kita mau menerima semua yang terjadi. Jika salah, ya sudah akui saja jika salah, jangan malah mencari-cari kesalahan orang lain.

Orang lain mungkin akan terasa lebih mudah menerima kalau kita mengelak, tapi jauh di dalam lubuk hati mereka sebenarnya tahu kalau kita hanya mencari alasan. Kalau sudah begitu, mereka akan cenderung menjauhi kita. Karena sebenarnya orang lain lebih menyukai pribadi kita yang autentik daripada hanya polesan.

Kita selalu punya pilihan mau menjalani hidup seperti apa. Jangan hanya menyalahkan keadaan. Berjuanglah atas hidupmu, karena orang yang paling bertanggungjawab atas hidupmu adalah dirimu sendiri.

7. Perhatikan Kata-kata Anda

Kata-kata kita akan menjadi pemikiran kita. Maka dari itu pilihlah kata-kata yang lebih positif dalam menanggapi hal yang terjadi dalam hidup kita.

Contohnya, daripada berkata, “Hal ini akan membuat hidup kita lebih sulit.” Coba katakan, “Kita akan mengalami banyak tantangan dalam hidup, tapi kita pasti akan menemukan jalan keluar yang terbaik.”

Selalu lihatlah hal positif dalam setiap keadaan. Ini hanya masalah bagaimana cara pandang kita.

Perhatikanlah pemikiranmu, karena pemikiranmu akan menjadi kata-katamu.

Perhatikanlah kata-katamu, karena kata-katamu akan menjadi tindakanmu.

Perhatikanlah tindakanmu, karena tindakanmu akan menjadi kebiasaanmu.

Perhatikanlah kebiasaanmu, karena kebiasaanmu akan menjadi karaktermu.

Perhatikanlah karaktermu, karena karaktermu akan menjadi takdirmu.

Latest Comments

  1. no name 31/03/2019

Leave a Reply